Monday, April 21, 2008

Kanker dan bagaimana kita menghadapinya














Hari Sabtu,19April 2008, bosnya suami gue dateng dan berhubung
beliau tipe bos yg humble plus cerewet jadi deh asyik ngobrolnya….Salah
satunya mengenai keluarganya yang ternyata ampir semua anggota keluarganya itu
kena kanker yang Cuma beda jenisnya aja…



 



Naahh yang kena itu ada banyak yaitu ibunya, kakekknya, omnya, dan
adek2nya dengan terapi yang berbeda dan hasil yang berbeda.



 



Ibunya kena kanker payudara dan oleh suaminya (berarti ayahnya
bos suami gue yee) itu langsung di kemo dan operasi, hasilnya? Bertahan selama
40hari setelah itu dipanggil Sang Pemilik.



 



Omnya kena kanker (agak nga jelas, beliau lupa) tapi karena
kanker akhirnya jari tengah tangan kanannya itu diamputasi dan omnya itu karena
mampu berobat ke mana termasuk LN, hasilnya? Dalam waktu 3bulan dipanggil Sang
Pemilik.



 



Adeknya ada yang kena kanker payudara dan langsung di kemo juga
tapi ternyata langsung menyebar ke semua termasuk parau-paru, Alhamdulillahnya
sampai sekarang masih bertahan.



 



Adeknya yang lain lagi kena tumor getah bening cumaaa udah
disuruh operasi tapi tetep nga mau dan dicuekkin, Alhamdulillah ternyata
setelah itu benjolan itu hilang  dengan sendirinya.



 



Kakeknya itu kena kanker otak dengan stadium 3 tapiii kakeknya
itu keukeuh tidak mau kena tindakan medis apapun tapiii sang kakek ini ikhlas,
sabar dan tidak pernah sekalipun mengeluh tapi cukup dengan berdzikir dan
mendekatkan diri sama Allah. Sang kakek itu juga menganggap kankernya ini sebagai
temen dan bukan musuhnya. Hasilnya? Hidup selama 15tahun dan kondisi badan pun
tidak turun menjadi kurus tetapi stabil sampai akhir hayatnya. Sepertinya sang
kakek meninggal pun bukan karena kankernya tapi emmang sudah “waktunya”.



 



Moral of story: apapun yang diberikan Allah kalo kita ikhlas
dan sabar menghadapinya apalagi langsung meminta pertolonganNYA entah lewat
dzikir, sholat dll, Insya Allah akan sembuh karena kita percaya Allah akan kasih
kesembuhan buat kita dan Allah akan seperti yang kita pikirkan, jika kita menganggap
Allah baik, maka Allah akan baik, Jika sebaliknya maka itu yang akan kita dapetkan.
Jaddii mau pilih yang mana????
  








8 comments:

  1. betul... Allah itu seperti sangkaan hambanya...

    ReplyDelete
  2. duhh,, TFS mba...
    iya, sepertinya memang ikhlas yang paling baik yaa..

    ReplyDelete
  3. Tapi Rit... when one kena sakit kronis begini, apalagi yg pertama dalam keluarga, so much to sacrificy, so much anxiety involved. bukan cuman si sakit, tapi semua orang yg berkaitan dengannya. bagi gue, apapun yg dilakukan si sakit adalah syah. sorry kalo agak extrem. si sakit akan jadi pemarah, cengeng, segala macam negative attitude cos dia pun capek ngalaminnya.. kita2 harus punya kesabaran luar biasa melayani dia..

    kecuali kayak om nya yg lebih anggap penyakit itu sebagai teman. itu ketabahan luar biasa yg, jaraaaaaang banget dimiliki...

    ReplyDelete
  4. spertinya gitu..dengan ikhlas tidak akan menambah stress yang emang bahya buat penyakit...

    ReplyDelete
  5. naahh makanya om tsb bisa bertahan lama mungkin karena energinya nga terpake dengan sia-sia...jadinya malah panjang umur say...

    ReplyDelete